Wajib diwaspadai! Dua Penyakit ini diduga Sebabkan Bayi Artis Asri Welas Alami Katarak






Moslemcommunity.net - April 2017 lalu, Asri Welas telah dikaruniai anak keduanya yang diberi nama Rayyan Gibran Ibrahim, 8 tahun menunggu kehadiran sang buah hati, Asri Welas nampaknya harus menelan pil pahit lantaran belum sampai berusia 3 bulan, Rayyan Gibran Ibrahim sudah menderita katarak di kedua matanya.

Melelalui akun Instagram pribadinya, Asri terus memberikan penjelasan kondisi sang anak. Kini, Ibran sudah menjalani operasi pengambilan katarak sejak dini agar ia bisa melihat saat dewasa. Asri juga menjelaskan dalam postingannya bahwa sebelum pengambilan katarak dilakukan, banyak hal harus diperiksa seperti penyebab katarak bisa muncul.

Diketahui, penyebab katarak sendiri bisa beraneka ragam, mulai dari virus rubella, toxo pada kehamilan, dan masih banyak lagi. Sedangkan peda pemeriksaan Asri, toxo kehamilan Asri hasilnya negatif, Ibran juga tidak terjangkit virus tersebut, dan yang lebih melegakan, setelah pemeriksaan otak dan jantung Ibran juga tidak mengalami kondisi yang fatal. Selang dua minggu setelah pengambilan katarak mata kanan, Ibran akan menjalani pengambilan katarak mata kirinya.




Dan kini, kedua mata Ibran telah dioperasi dan sedang menjalani perawatan lanjutan. Asri juga memberikan saran kepada pasangan yang akan segera memiliki momongan dan juga ibu yang sedang hamil agar segera melakukan tes rubella dan toxo sedini mungkin.

Berikut ini penjelasan dari kedua penyakit tersebut dan bagaimana caranya sampai bisa menyerang ibu hamil. Yuk simak ulasannya berikut ini:

1. Rubella merupakan virus dari Jerman

Rubella adalah virus dari Jerman, Rubella sendiri pada umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Direktur Surveilans Karantina Kesehatan Kementrian Kesehatan, Jane Soepardi mengatakan Rubella biasanya tak menimbulkan gejala. Banyak sekali masyarakat yang belum familiar dengan virus tersebut.

Tanda-tanda dari virus tersebut mirip seperti campak akan tetapi lebih ringan, "Tidak bergejala, jadi orang mana tahu. Campak dan rubella ini dua-duanya virusnya menyerang anak, penyakit anak. Kalau tak diintervensi sebelum 15 tahun, kami khawatir ibu hamil yang terinfeksi bisa sebabkan cacat bawaan pada buah hatinya," jelasnya dalam siaran pers, Kamis (3/8/2017). Sayangnya, kata Jane, vaksin campak dan rubella dalam 20 tahun terakhir yang masuk ke Indonesia masih impor dan hanya bisa dibeli oleh kalangan menengah ke atas. Dengan adanya vaksin tersebut, virus rubella pun menurun.


2. Gejala Rubella pada ibu hamil

Ibu hamil juga harus waspada terhadap virus rubella, pasalnya virus ini juga sangat berbahaya jika menyerang ibu hamil dan dapat menyebabkan dampak buruk pada janin. Rubella yang menyerang kehamilan yang berusia sebelum 5 bulan akan lebih berpotensi menyebabkan bayi mengalami beragai penyakit seperti katarak hingga meninggal dalam kandungan. Penularan virus rubella terlihat sangat sepele, yaitu ketika tangan tak sengaja menyentuh benda-benda yang sudah terkontaminasi oleh virus rubella.

Virus rubella yang menyerang ibu hamil tentunya akan timbul berbagai gejala sehingga harus bergerak cepat sebelum terlambat. Dilansir dari laman Hamil.co, beberapa gejalanya di antaranya sakit kepala dan hidung tersumbat, rasa mual berlebih, muncul bintik-bintik kemerahan, dan iritasi pada mata.

3. Bahaya Toxoplasma

Toxoplasma adalah salah satu penyakit yang sering didengar oleh kaum perempuan karena dikenal dapat membahayakan para wanita yang mengandung, terutama pada janin, penyakit ini disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Penyakit ini biasanya terinfeksi dari hewan. Dikutip dari Wishing Baby, hampir semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi toxoplasma. Hewan yang sering berada di sekitar manusia seperti sapi, kuda, tikus, domba, anjing, ayam, burung, babi, dan lain-lain, juga dapat terinfeksi toxoplasma.

Walaupun infeksi ini biasanya hanya menyebabkan gejala-gejala yang ringan pada orang-orang dengan sistem kekekebalan tubuh yang baik, infeksi ini berbahaya bagi orang yang berencana untuk memiliki anak. Infeksi toxoplasma yang berlangsung terus menerus dapat menginfeksi saluran telur wanita. Bila saluran ini menyempit atau tertutup, sel telur yang telah dihasilkan oleh indung telur (ovarium) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma.

Yang paling berbahaya adalah akibat toxoplasma terhadap janin. Kista toxoplasma bisa berada di otak janin yang menyebabkan cacat dan berbagai macam gangguan syaraf seperti gangguan syaraf mata maupun syaraf lainnya. Untuk ibu hamil, selalu waspada dan pelajari tentang penyakit ini sejak dini ya!

merdeka.com


Banner iklan disini
loading...
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top